MUHAMMADIYAH

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

Muqoddimah

Persyarikatan Muhammadiyah lahir di tengah masyarakat Indonesia yang pada awalnya dikungkung oleh suasana penjajahan Belanda, adanya santri dan piyayi, maraknya tahayyul, bid’ah dan khurafat, rendahnya tarap pendidikan dan ekonomi ummat serta kelemahan “As Siyasiyyah al Islamiyah dalam banyak aspek”

Berpuluh tahun, menjelang satu Abad, Muhammadiyah menumbuhkan dirinya, sarat dengan pengalaman sejak zaman belanda, Jepang, masa proklamasi dan mempertahankan kemerdekaan, zaman politik  multi partai, orde lama, orde baru, pasca orde baru sampai sekarang ini.

Wajah Muhammadiyah pada masing-masing “Era”  sungguh harus dicermati kembali agar kita dapat ” mempercantik” dan “memperganteng” penampilan Persyarikatan Muhammadiyah baik lahiriyah maupun batiniyah, menuju “matsal” dalam Al Qur’an Surat Ibrahim ayat 24 dan Al Fath 29:

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, (Ibrahim 24)

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku` dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (Al Fath 29)

Pokok Profile Persyarikatan Muhammadiyah

Muhammadiyah sekarang ini memiliki  empat nilai-nilai penting yakni

1.      Muqoddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

2.      Kepribadian Muhammadiyah

3.      Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH)

4.      Khittah Perjuangan Muhammadiyah

Muqoddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Dirintis oleh Ki Bagus Hadikusumo untuk  menanggulangi nilai nilai syirk dalam masyarakat

Kepribadian Muhammadiyah

Disusun dalam rangka menghadapi masalah-masalah politik

Tokoh-tokohnya adalah Fakih Usman, Ali Akbar, AR Fahruddin, HAMKA

Mulyadi Joyomartono pengikut Bung Karno sebagai seorang Mentri

Hamka dipenjara

Farid Ma’ruf anggota DPA

Menjawab pertanyaan Apakah Muhammadiyah itu ?

Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH)

Disusun dalam rangka menghadapi keterbukaan masyarakat akibat lahirnya Aorde Baru

Khittah Perjuangan Muhammadiyah

Menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kelembagaan politik.  Khittah ini menggantikan Khittah Ponorogo

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: